Verse1:
Jauh dimatamu,
Tercipta,
Jalinan cinta,
Tulus dan cuci,
Tak bisa urai perasaan hati,
Sentuhan lembutmu menusuk kalbu,
Tiada duanya cinta,
Kau teristimewa,
Kiranya kau pergi,
Kan ku ulit perih di hati,
Kiranya tiada lagi,
Kan ku ulit mimpi-mimpi.
Pre-Chorus:
Kusungguh memcintaimu.....
Sunggug, selami hati mu....
Andainya aku disitu,
Tak pernah jauh darimu.
Kusung-guh mencintaimu.....
Sungguh, selami hati mu,
Andainya aku disitu,
Tak pernah jauh darimu.
Chorus:
Kiranya......
Kiranya tiada lagi,
Kiranya dikau pergi,
Kiranya dikau pergi,
Kiranya dikau pergi,
Verse2:
Kasih, ku tak bisa,
Tanpamu kasih,
Terus tenggelam,
Suram makin kelam,
Berjuta rasa perlu dikata,
Waktu bersamamu hanya berdua,
Tiada duanya cinta,
Kau teristimewa.
Pre-Chorus:
Kusungguh memcintaimu.....
Sunggug, selami hati mu....
Andainya aku disitu,
Takpernah jauh darimu...
Kuperlu dirimu selalu salami hati mu.
Andainya aku disitu,
Selamanya
Kumilikmu.
Chorus:
Puisi:
Bohong! Omong kosong aja! Selamanya !
Enggak wjud didunia!
Yang pasti,
Kapan bercinta, Perlu bernyawa,
Berdua,
Bisa disentuh,....bisa dilihat....berkongsi,
Bicara! Kemana arahku?!...kini enggak ada kaitan antara, akal dan jiwa,
Pantas mauku hanya satu! Mohonku! Kamu Pulang.......
Chorus: